Sabtu, April 26, 2008

Berakhirnya Era Internet

Beberapa hari yang lalu saya membaca artikel menarik di Harian Kompas di kolom IPTEK tentang prediksi-prediksi berakhirnya era internet. Artikel tulisan Ninok Leksono itu menjelaskan bahwa salah satu lembaga riset yang konsen dibidang ini telah membuat satu prediksi yang mengejutkan tentang berakhirnya era Internet pada tahun 2011. Permintaan penggunaan internet yang melebihi kapasitas jaringan menjadi alasannya. Prediksi ini sempat menimbulkan kekawatiran di dunia Barat sehingga muncul Konferensi Teknologi yang berlangsung di Boston pada bulan April lalu. Tema pembahasan mereka adalah "THE END OF INTERNET?".
Sebelumnya bahkan Deloitte Touche Tohmatsu telah meramalkan bahwa internet akan kehabisan kapasitas pada tahun 2007. Meski pada akhirnya ramalan ini tidak terbukti, tetapi dasar argumentasi mereka dirasa memiliki kelogisan. Internet yang selama ini dianggap sebagai sumber daya tak terbatas sebenarnya tidak demikian. Berbagai permintaan penggunaan internet diseluruh dunia pada tahun 2007 telah mendekati batas akhir kapasitas internet. Pertumbuhan trafik internet yang meningkat terus menerus tanpa henti cepat atau lambat akan meruntuhkan tulang punggung penopang sistem jaringan internet yaitu kabel-kabel berkapasitas tera bit yang menghubungkan benua-benua. Cepat atau lambat kabel-kabel itu tidak akan mampu menampung besarnya kebutuhan penggunaan internet. Dan jika itu terjadi, internet akan mengalami kemacetan dimana-mana. Berbagai website dan homepage tidak bisa lagi diakses. Saat itulah dikatakan berakhirnya era internet.
Dalam berbagai diskusi yang lain, beberapa pakar IT menyatakan bahwa era internet tidak akan berakhir, walau mengalami perlambatan untuk beberapa proses download, tetapi internet tidak akan mengalami kemacetan parah yang berujung pada berakhirnya era internet. Hal yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi itu adalah dengan melakukan penguatan kapasitas lokal. Setiap negara harus melakukan investasi jaringan lokal yang dapat memenuhi kebutuhan permintaan akan internet dijalur lokal. Dengan demikian tingkat kemacetan dapat dikurangi. Meski sebagai konsekwensinya, tingkat kecepatan tiap-tiap lokal akan berbeda-beda sesuai dengan kapasitas lokal yang ada. Selain itu, pengembangan teknologi informasi yang menjadikan Handphone bisa melakukan koneksi internet dipandang juga sebagai alternatif cerdas untuk mengembangkan jalur baru internet.
Jika internet benar-benar akan mengalami macet, bagi para blogger tentu saja hal ini sangat disayangkan. Ketika sekarang ini Google sering ngadat aja kita sudah merasa pusing, apalagi kalau seluruh akses internet lumpuh. Semoga para ahli segera mendapatkan pemecahan akan masalah diatas. Kita yang awwam hanya bisa menunggu hasil. Nasib..

Jumat, April 25, 2008

Hikmah Berkunjung dalam Dunia Blogging

Sebelum membuat blog ini, sebenarnya aku sudah punya satu blog yang usianya hampir setahun. Hasil ikut-ikutan untuk sekedar mencari receh di internet. Secara isi sebenarnya lebih menarik dari blog ini karena berisi tentang pengalaman mengupulkan receh dengan disertai bukti-bukti pembayarannya. Saat itu aku PD (percaya diri) bahwa dengan menunjukkan bukti akan ada banyak orang yang tertarik. Beberapa hari setelah posting beberapa tulisan aku pasang shoutbox dari Oggix, dan tidak berapa lama ada sobat yang meninggalkan pesan disana. Senang banget rasanya. Tapi setelah itu hampir tidak ada lagi yang mampir. Akhirnya males juga nerusin ngeblog, dan mulai tenggelam dengan kesibukan lain.
Beberapa minggu yang lalu muncul kembali keinginan ngeblog, maka aku buka blog tersebut. Tidak ada perubahan. Males jadinya. Iseng-iseng aku bikin blog baru, toh gratis. Aku isi pertama kali dengan berita bola Liga Champhion. Sempat kepikiran jadikan blog bola aja, biar ga kehabisan bahan. Kan tiap minggu ada pertandingan bola. Tapi kepikiran juga hasil-hasil diskusi ama teman-teman, sayang kalau ga didokumentasikan, akhirnya isinya seperti ini. Tentang Bola, Moto GP dan Aku. Sejak saat itu aku lebih semangat ngurus blog ini daripada blog yang lama. Pingin tahu kenapa ?

Tentu saja dikarenakan blog aku yang satu ini trafficnya jauh lebih baik dari yang lama. Emang ga bisa dibandingkan dengan blog yang sudah top yang kunjungannya sudah ratusan atau bahkan ribuan. Usia blog ini kalau ga salah masih sekitar 20 hari, berdasar hitungan setidaknya ada sekitar 300 kunjungan (itupun witgetnya aku pasang sekitar 5 hari setelah kelahiran blog ini). Jadi rata-rata sekitar 15 kunjungan per hari. Lumayan menurut saya, jika dibandingkan blog lama yang belum tentu sehari ada yang ngunjungi. Pernah sehari sampai 20-an kunjungan. Tapi juga pernah hanya 2 kunjungan.
Ada yang unik yang bisa aku ambil pelajaran, terutama tentang sebab naik-turunnya kunjungan. Jika aku melakukan jalan-jalan untuk berkunjung ke blog lain (blogwalking), maka kunjungan ke blog ini meningkat drastis. Tapi jika tidak melakukan blogwalking kunjungan menurun drastis hanya sampai 2 kunjungan saja. Jika aku melakukan kunjungan ke 30 blog lain, setidaknya aku bisa mendapatkan kunjungan balik sekitar 20-25. Tapi dalam melakukan kunjungan kita harus memprioritaskan blog-blog yang pemiliknya sedang aktif agar kita segera mendapatkan kunjungan balik. Ini bisa kita lihat di buku tamu tiap-tiap blog.
Tapi ada juga sih yang tidak melakukan kunjungan balik, karena cara kita meninggalkan pesan di buku tamu kurang menarik perhatian sang pemiliki blog. Berdasar pengalaman, pemilik blog akan segera melakukan kunjungan balik terhadap para blogger yang sering mampir ke blog mereka. Namun bagi pengunjung baru cara yag benar-benar efektif untuk mendapatkan kunjungan balik adalah dengan memperhatikan isi pesan pengunjung lain. Dari pesan itu kita akan bisa mengetahui sedikit gambaran pola merespon sang pemilik blog terhadap kunjungan blogger yang lain. Kalau dalam buku tamu banyak pesan-pesan singkat seperti: "makasih kunjungannya, kunjungan balik nih, absen dulu ya, dll" kayaknya si pemilik blog suka merespon pesan-pesan yang singkat. Terus perhatikan tanggal update terakhir posting atau pesan di buku tamu. Jangan ninggalin pesan di blog yang sedang mati suri.
Ayo budayakan blogwalking!

Kamis, April 24, 2008

MU Buka Peluang Final Sesama Tim Inggris

Rasanya ga adil deh kalau kemarin saat Chelsea main, pagi udah diposting reviewnya, ngalahkan review koran-koran pagi, tapi masak pas MU tidak. Untuk memenuhi unsur keadilan berikut ini juga aku review hasil pandangan mata di televisi butut yang sama. Kali ini, di babak kedua aku nonton ditemani adikku yang baru pulang ga tahu abis ngelayap kemana. Biasanya sih nongkrong di warung kopi depan rumah. Lumayan ada temannya. Ga kayak kemarin, nonton sendirian, sesekali ditemani kecoa lewat.
Sebenarnya aku mengharapkan lebih dari apa yang kusaksikan kemarin. Maklum kedua tim ini adalah icon sepak bola menyerang di Eropa, bahkan mereka masih termasuk sedikitnya tim-tim Eropa yang masih menerapkan sepakbola positif nan indah. tapi pertandingan dini hari tadi masih jauh lebih bisa dinikmati daripada pertandingan semifinal sebelumnya.
Pertandingan masih berjalan kurang dari 5 menit ketika MU dapat hadiah tendangan penalti, saat itu aku sudah berpikir kalau MU bakal leading dan mendominasi pertandingan. Ternyata di luar dugaan dan di luar kebiasaan, Christiano Ronaldo yang hampir tidak pernah gagal mengeksekusi penalti tendangannya hanya membentur mistar gawang. Mungkin tekanan yang terlalu berat, atau sebaliknya, terlalu meremehkan.
Kegagalan tendangan penalti Ronaldo memberikan efek positif pada punggawa Barca. Mereka balik mendominasi pertandingan. Relatif pada babak pertama MU hanya dikurung setengah lapangan oleh Barcelona. MU hanya bisa menyerang sesekali yang langsung dibalas dengan serangan balik yang sangat cepat dari Barcelona, yang membuat MU harus terus meniggalkan barisan pertahanan di belakang tanpa mampu overlap ke depan membantu serangan.
Beberapa kali gocekan Lionel Messi memberikan harapan untuk terjadinya gol. Tapi ini yang paling bikin aku jengkel. Walaupun posisiku netral, tidak memihak Barca atau MU, tapi melihat 3-5 pemain depan Barca yang hanya mengopar-oper bola saja tanpa ada upaya menembak ke gawang, menurutku menjengkelkan. Aku baru ngerti, sepak bola indah seringkali tidak efektif. Coba kalau posisinya terbalik, MU (atau tim Inggris lainnya) yang berada di dekat kotak penalti lawan, asal ada kesempatan nendang ke arah gawang akan dilakukan. Meski statistik ball position 65%-35% untuk Barcelona, tapi tidak cukup banyak peluang gol yang tercipta. Yang ada hanya ketegangan yang menjengkelkan.
Babak kedua lebih menjengkelkan lagi karena lebih monoton dari babak pertama. Meski Barcelona tetap menguasai bola jauh lebih banyak dari MU yang sering kehilangan bola, mereka tidak belajar dari pengalaman 45 menit babak pertama. Strategi Rijkaard tetap sama. Berputar-putar di dekat kotak penalti lawan, seperti burung elang yang mengintai anak itik tapi ga berani turun. Meski aksi individu Messi dan Yaya Toure cukup menarik, tapi tetap saja gol tidak tercipta.
Baru pada menit ke-85 Henry masuk. Hanya selang waktu 6 menit kehadirannya Henry melakukan tendangan akurat keras dari luar kotak penalti sebanyak 2 kali. Van der Sar harus bersusah payah menghalau bola Henry. Yang seperti ini baru aku suka. Cara ini juga diikuti beberapa kali oleh Iniesta, tapi akurasinya kalah dengan Henry. Aku juga heran kenapa Rijkaard tidak memasukkan Henry lebih awal padahal pengalamannya selama membela Arsenal dan telah menjebol 9x gawang MU akan banyak membantu. Bahkan saya optimis jika Henry main sebagai starter, ia akan mencetak gol. MU bukan mainan baru bagi dia.
Yahhhh... begadang semalaman hasilnya hanya 0-0. Pagi tadi pas ditanya teman-teman hasil pertandingan aku jawab,"kakean goreng akibate gosong-gosong". Yang maknanya adalah terlalu banyak giringan jadi 0-0. Kalau melihat hasil leg pertama ini, kayaknya peluang yang lebih besar ketemu di final tentu saja CHELSEA vs MANCHESTER UNITED. Bravoo Liga Inggris. Moga musim depan ada televisi swasta yang menayangkan gratisan. Ribet kalau harus nongkrong ke rumah teman yang langganan Astro..

Rabu, April 23, 2008

Apa Aku Bilang, Liverpool vs Chelsea 1-1

Wuuhhh... Lega rasanya. Akhirnya Chelsea bisa menyongsong laga kedua dengan penuh kepercayaan diri sebagai imbas dari hasil laga pertama (first leg) dini hari tadi. Dan diluar dugaan hasil pertandingan sesuai dengan prediksi aku sebelumnya, seperti yang aku tulis disini. Ga rugi nih begadang semalaman sampai menjelang subuh kalau hasilnya sesuai dengan perkiraan kita. Walau konsekuensi berangkat kerja mata masih sedikit berat, kayak ada timbel besi di kelopak mata. Tapi sesampai di tempat kerja sindiran teman-teman tentang hasil laga semalam membuat rasa berat itu tiba-tiba hilang. Emang aku dikenal sebagai penggemar berat Chelsea. Apapun yang terjadi pada Chelsea sering dijadikan bahan sindiran ke aku. Biasa kan. Sebagai wujud kegembiraan, nih aku paparkan hasil pantauan langsung dari televisi butut 14" yang menemani aku semalaman kemarin.
Sebenarnya sejak pukul 10.00 malem aku udah siap-siap ambil deposit tidur, biar malemnya bisa kuat begadang lihat laga pertama semifinal Liga Champhion. Tapi karena ada beberapa teknis yang diluar dugaan, deposit baru bisa diambil sekitar jam 12.00 malem. Maka HP 2116i yang selama ini menemaniku aku set alarm pukul 02.00, meski di koran aku baca laga dimulai pukul 01.30. Pikirku biasanya meski pakai ngobrol terlebih dahulu, biar telat dikit ga papa. Pukul 01.30 ternyata aku udah bangun. Kebeles pipit. Setelah menuntaskan hasrat, aku coba nyalakan tiviku, ternyata pertandingan udah main 5 menit. Acara begadang harus dimulai.
Aku udah tegang ketika entah menit keberapa Fernando Torres lepas dari kawalan pemain belakang dan tinggal menyodorkan bola ke gawang yang dikawal Cech, biasanya anak ini ga pernah gagal, tapi ternyata Cech masih bisa menghalau bola keluar sehingga hanya melahirkan tendangan pojok. Giliran selanjutnya aku yang hendak berteriak kegirangan ketika umpan panjang akuran Lampard menuju Joe Cole yang berdiri bebas didepan gawang Pepe Reina, tapi kaki Cole tidak nyentuh sama sekali bola tersebut. Sumpek.
Secara permainan sebenarnya kedua tim berimbang. Ketatnya masing-masing lini pertahanan menyebabkan peran-peran striker hampir tidak kelihatan. Hanya saja menurut aku dalam laga dini hari tadi Liverpool memang sedikit lebih unggul dari berbagai segi. Peluang para striker relatif lebih banyak didapat Torres daripada Drogba. Bahkan kemarin Drogba tidak sekalipun melepaskan tembakan ke gawang, sedangkan Torres dua kali membuat peluang emas yang keduanya digagalkan Petr Cech. Masuknya Nicholas Anelka pada menit ke-85 juga tidak mengubah keadaan apapun. Ia juga tidak mendapat kesempatan untuk menembak bola ke arah gawang Pepe Reina.
Organisasi tim Liverpool juga masih sedikit lebih baik daripada Chelsea. Ini tentu dikarenakan peran Gerrad yang memaksakan diri main meski masih dilanda cedera. Alur permainan yang dia motori mengalir relatif lebih lancar dibandingkan dengan alur yang dimotori Frank Lampard dari Chelsea. Bahkan Gerrad sempat melakukan tendangan volli terukur yang masih bisa ditepis Petr Cech. Menggunakan taktik yang relatif sama, kedua tim terkesan bermain berhati-hati dengan menguatkan barisan pertahanan. Chelsea lebih sering kehilangan bola daripada Liverpool.
Seperti yang sudah terperdiksi sebelumnya, permainan berjalan alot. Walaupun tidak bisa dikatakan monoton, karena beberapa kali terjadi peluang yang cukup menegangkan bagi kedua belah pihak. Tuan rumah bersorak ketika Dirk Kuyt mampu mencetak gol pada menit ke-43 memanfaatkan keteledoran komunikasi pemain belakang Chelsea. Sebaliknya Chelsea baru mendapatkan gol setelah John Arn Rise menyundul bola ke gawangnya sendiri ketika mencoba menghalau sepak pojok Kalou ketika pertandingan hanya menyisakan beberapa detik.
Karena gol Chelsea didapatkan dari hasil proses bunuh diri, aku disindir oleh teman-teman bahkan ini sekedar kebetulan aja. Tapi terserah apa kata mereka, toh dalam pertandingan sepak bola proses tidak dijadikan ukuran lolos-tidaknya sebuah tim ke babak selanjutnya. Yang terpenting adalah hasil. Yes! 1-1.

Selasa, April 22, 2008

Kali ini Chelsea Ga Bakalan Kalah dari Liverpool

Dari dua kali perjumpaan Chelsea vs Liverpoll di Semifinal Liga Champhion, Liverpool selalu sukses mengalahkan Chelsea. Ini juga yang membuat fans Chelsea, termasuk juga saya, selalu menganggap bahwa mengalahkan Liverpool di Liga Champhion selalu lebih sulit dibandingkan dengan mengalahkan tim Inggris lainnya, termasuk jika berhadapan dengan Manchester United atau Arsenal. Namun berbeda dengan laga kali ini, sebagai pendukung Chelsea saya berharap mereka menang. Beberapa data terakhir tentang kedua tim telah melahirkan optimisme saya.
Tapi bahkan seandainya Chelsea kalah, (termasuk juga kalau tidak juara di Premier League) saya tidak akan kecewa secara mendalam seperti ketika Mourinho memutuskan mundur dari Chelsea atau ketika Chelsea kalah di semifinal saat melawan AS Monaco ketika masih diasuh oleh Claudio Ranieri. Kok ?
Ya, musim ini sebagai fans Chelsea saya mengalami perasaan gado-gado dan serba salah dalam mendukung. Di satu sisi saya ingin Chelsea meraih prestasi setinggi mungkin, dan itu butuh dukungan. Tapi di sisi lain, saya ingin Avram Grant diganti di akhir musim, untuk itu Chelsea tidak harus juara. Sebenarnya akan sedikit dramastis bagi saya, jika Chelsea juara (Liga Champhion atau Premier League) dan Avram Grant tetap dipecat dan diganti dengan Manajer brilian dengan gaya sepak bola menyerang. Frank Rijkaard menurut saya bisa masuk waiting list. Nah, kita kembali ke Liga Champhion.

1. Steven Gerrad Absen Karena Cedera
Kita tahu Steven Gerrad (yang wajahnya persis dengan kapten tim futsal saya) adalah ruh bagi permainan Liverpool. Kehadirannya menjadi momok tersendiri bagi setiap lawan-lawan Liverpool. Dari kaki dialah seluruh alur serangan Liverpool bergulir. Dia adalah orang yang paling tahu kemauan tim dan sekaligus instruksi sang pelatih Rafa Benitez. Ia menjadi penyambung lidah bagi Rafa di tengah lapangan. Selain sebagai motor serangan, ia sendiri dapat berubah menjadi seorang penyerang yang haus gol dengan tendangan-tendangan keras jarak jauh. Suatu kemampuan yang sangat dibutuhkan jika sewaktu-waktu skenario penyerangan mengalami kegagalan. Maka tendangan-tendangan jarak jauh Gerrard yang telah dikenal keakuratannya sering menjadi pemecah kebuntuan.

2. Petr Chech Sudah Bisa Main
Tidak seperti yang dikawatirkan banyak pihak bahwa Chelsea akan mengalami krisis kiper sehubungan dengan cederanya Cech dan Cudicini. Ternyata Chech sembuh lebih cepat dari yang diperkirakan dan sudah bisa membela Chelsea pada dua pertandingan Premier League. Walau performa Cech tidak sebagus tahun pertamanya bergabung dengan Chelsea, tapi kehandalannya dalam mengawal gawang Chelsea tidak diragukan. Jika dibandingkan dengan Kiper Liverpool Jose Reina, performa Reina akhir-akhir ini juga merosot tajam, sehingga akan mudah digempur oleh barisan penyerang Chelsea.

3. Nasib Diujung Tanduk Avram Grant
Avram Grant sangat menyadari bahwa kehadirannya tidak disukai fans Chelsea, termasuk saya. Maka satu-satunya yang bisa menyelamatkan kedudukannya di Chelsea hanyalah dengan menjadikan Chelsea Juara. Terutama di Liga Champhion, satu-satunya trofi yang belum dirasakan sang owner Abramovich. Maka ini menjadi motifasi tersendiri bagi Avram Grant untuk mendapatkan hasil maksimal.

Sehingga dari analisa diatas saya memprediksikan pertandingan ini akan berjalan alot dan sedikit monoton dengan hasil imbang 1-1. Benar atau salah namanya juga tebak-tebak tidak berhadiah. Berjuanglah punggawa Chelsea. Yes untuk kalian, tapi NO untuk Avram Grant.

Sabtu, April 19, 2008

Upload Chicklet ke Google Page Creator

Saat saya posting cara bikin chicklet untuk tukeran link, saya telah menyatakan bahwa file chicklet itu harus disimpan dalam sebuah situs penyimpan file. Sebenarnya ada banyak situs yang menyediakan fasilitas ini, tapi sementara ini saya pake punyanya mbah Google. Kegunaan fasiltas seperti ini terutama adalah agar kita dapat meng-upload file (image atau dokumen) tersebut ke blog kita. Dalam hal ini adalah untuk menampilkan chicklet kita ke dalam blog kita atau blog orang lain yang memasang link kita.
Didalam Google Page Creator ada banyak fasilitas selain media penyimpanan, silahkan eksplor sendiri. Syarat satu-satunya untuk memiliki Google Page adalah anda memiliki account gmail. Sehingga kalau belum memiliki silahkan signup dulu. Nah kalau sudah punya login name gmail, silahkan anda masuk ke Google Page Creator. Untuk menemukan alamat google page creator mudah, ketik aja "google page creator" di search engine google, klik daftar teratas, itulah alamatnya. Atau klik disini. Login dengan login name dan password gmail anda.
Setelah masuk halaman google (Google page), disebelah kanan monitor anda ada tulisan upload. Klik aja. Selanjutnya tekan tombol Browse. Arahkan ke folder dimana anda menyimpan chicklet anda dalam harddisk anda. Klik file chicklet anda. Tunggu sebentar sampai proses upload selesai, yang ditandai dengan telah hilangnya ikon proses (gambar bulat berputar). Nah chicklet anda telah diupload ke halaman google.
Langkah selanjutnya adalah mengetahui alamat chicklet anda dalam halaman goggle. Klik chicklet anda dari halaman google tadi, maka akan muncul jendela (window) baru yang menampilkan chicklet anda, lihat di alamat url di browser anda. Nah alamat url itu adalah alamat chicklet anda. Copy seluruh alamat url tersebut, kemudian paste ke dalam notepad, terus simpan. Sehingga sewaktu-waktu anda membutuhkan anda tinggal copy dari notepad tersebut.
Untuk menggunakan alamat chicklet tersebut untuk tukar link, silahkan baca tulisan ini. Selamat mencoba.

Membuat Chicklet dengan Chicklet Maker

Postingan saya tentang membuat chicklet untuk tukeran link ternyata menuai respon beragam. Saudara Baby Si Kelinci Putih malah masih bingung cara membuatnya. Karena itu saya menulis lagi cara pembuatan chicklet dengan menampilkan screenshoot dari chicklet maker. Untuk segera memulai silahkan langsung ke Chicklet Maker, dan akan anda dapatkan tampilan berikut ini.


Keterangan penting :
Background : warna latar belakang chicklet
Text Color : warna huruf
Text Offset Top : margin huruf dari atas
Text Offset Left : margin huruf dari kiri
Text : tulisan chicklet anda
Left/Right Break Posistion : mengatur batas tengah dari dua kotak
Font size : ukuran teks

Setiap perubahan chicklet baru nampak setelah tombol create diklik. Jika sudah pas, klik kanan pada chicklet kemudian save image seperti gambar dibawah ini. Simpan di dalam hardisk anda. Sudah gitu aja.


Kamis, April 17, 2008

Membuat Banner/Chicklet Blog untuk Tukar Link

Barusan saya dapat pertanyaan dari Gratis Reset Printer tentang cara membuat banner blog atau yang lebih tepat disebut dengan chicklet. Sebenarnya membuat chicklet tidak jauh berbeda dengan membuat satu obyek gambar. Anda dapat menggunakan media software desain grafis seperti Photoshop, Corel draw atau sekedar pake Paint bawaan Windows. Kalau mau buat animasi juga bisa dengan software pembuat animasi. Biasanya saya pake Adobe ImageReady. Kalian bisa buat tulisan yang dikotaki atau yang selainnya. Menurut saya sebaiknya chicklet tidak terlalu besar, karena sebenarnya ukuran chicket memiliki standart, saya lupa ukurannya (bisa dilihat dari chicklet blog ini). Terus terang, kalau saya mau pasang chicklet blog lain, saya usahakan tidak mengganggu komposisi estetis blog. Untuk itu saya hanya memasang chicklet dengan ukuran standart agar tidak terkesan awur-awuran dan tidak teratur. Tapi sebenarnya ini juga terserah dari pemilik blog sih.

Tapi... daripada susah-susah buat gambar dari software yang kadang kita sendiri ga tahu cara menggunakannya mending pake yang praktis aja. Analoginya, ngapain susah-susah masak sendiri kalau ternyata ada warung yang mau ngasih gratisan. Udah menunya bervariasi, dan udah pasti memenuhi standart umum. Jangan-jangan kalau kita buat sendiri malah tidak cocok dengan selera orang banyak. AKhirnya chickelt kita tidak nampang di blog orang lain, link kita hanya masuk blogroll. Meski blogroll juga dapat baclink tapi maksud pembuatan chicklet pasti ingin terpajang di blog orang lain kan?
Nah, warung yang nyediakan menu khusus chicklet adalah www.chicklette.net. Mudah kok cara buatnya, bahkan anak SD aja bisa. Eh ga sih... SMP lah, karena harus bisa Bahasa Inggris tingkat dasar. Asal sudah bisa bilang "I love you, I don't know, Yes, No, Good Moorning, Mc Donald Please, etc" saya rasa bisa menggunakan fasilitas ini. Sory saya ga kasih screnshoot karena kawatir membebani loading blog ini. Silahkan segera menuju TKP. Disini kalian hanya butuh menentukan tulisan dan warna apa yang kalian kehendaki. Hasil edit bisa langsung dilihat di preview picture. Kalau masih kurang pas, ubah aja lagi. Ada tiga ukuran standart yang bisa dipilih, Stndart,Google Standart, Yahoo Standart dan satunya lupa. Anda tinggal utak atik, kemudian tekan tombol create. Belum sreg? utak utik lagi, untuk preview tekan lagi tombol create. Kalau udah sreg silahkan klik kanan pada gambar chicklet anda kemudian klik "save image", simpan di dalam komputer kalian. Sudah cuma gitu aja.
Tapi mungkin kalian punya pertanyaan lain, lantas masangnya di blog kita supaya bisa dipakai tukeran link gimana ? Nah, ya ini pertanyaan yang aku tunggu-tunggu, karena hakikat pertanyaan tentang chicklet pasti ujung-ujungnya masangnya gimana ? Buat chicklet aja ga tahu apalagi masangnya, he..he..he... Canda kok. Yang udah tahu silahkan ngacir aja, daripada sakit hati. Wuuihh... Kita mulai bagian tersulitnya.
File chicklet yang sudah kalian simpan dalam komputer kalian harus diupload ke situs penyimpanan file. Kalau aku selama ini pake Google Page Creator. Caranya ? Nah kan jadi panjang nih. Harusnya cukup buat satu tulisan jadi dua. Ini yang namanya "Nanya satu Jawab Dua". OK deh nti aku posting juga caranya. Baca aja disini ya. Nah kalau sudah diupload, copy alamat url-nya, simpan aja di notepad. Kalau chicklet blog ini pake alamat url : http://yasrama.googlepages.com/yasrama chicklet.gif

Langkah selanjutnya kalian harus membuat kode html dari link kalian. Kalau ini kalian mungkin sudah tahu. Sama kalau kalian masukkan link teman lain ke dalam blogroll, atau dengan memperhatikan kode html link teman blogger lainnya, pasti ada kode standart berikut ini :

<a href="http://yasrama.blogspot.com" target="_blank"> <img src="http://yasrama.googlepages.com/yasrama chicklet.gif" border="0" alt="Celotehku "></a>

catatan :
http://yasrama.blogspot.com kalian ganti dengan alamat url blog anda
http://yasrama.googlepages.com/yasrama chicklet.gif kalian ganti dengan alamat url chicklet blog anda.

Sudah gitu aja ? Belum. Kalau anda ingin kode html anda berada dalam sebuah "text area" anda haru membuat kode html-nya yang akan anda tambahkan dalam "add element" layout blog anda.

<textarea name="code" rows="6" cols="20">
<a href="http://yasrama.blogspot.com" target="_blank"> <img src="http://yasrama.googlepages.com/yasrama chicklet.gif" border="0" alt="Celotehku "></a>
</textarea>

Nah nih yang terakhir, janji deh! Buat juga judul ngajak tukeran link seperti kode html berikut ini

<div align="center">
<h2>Tukeran Link Yuk!</h2>
Nih kodenya, aku pasti linkback
<br/><br/>
<img src="http://yasrama.googlepages.com/yasramachicklet.gif" border="0" alt="Celotehku ">
<br/>
<textarea name="code" rows="6" cols="20">
<a href="http://yasrama.blogspot.com" target="_blank"> <img src="http://yasrama.googlepages.com/yasramachicklet.gif" border="0" alt="Celotehku "></a>
</textarea></div>

catatan :
Yang tertulis dg warna biru silahkan ganti dengan alamat chicklet atau blog anda.

Kalian tinggal memasukkan kode html Tukeran Link anda ke dalam blog kalian. tahu kan caranya. Kalau belum, gini deh. Mudah kok. Login ke blogger. Masuk ke menu layout, trus add element. Klik add element di sidebar kalian, akan terbuka jendela baru, pilih yang untuk menambahkan kode html, ya sudah paste aja kode kalian di situ. Simpan perubahan.
Selamat Mencoba, Semoga Masuk Surga!

Rabu, April 16, 2008

Perbedaan Pemimpin dan Manajer

Selama ini orang beranggapan bahwa seorang manajer sama dengan seorang pemimpin. Karena pada kenyataannya seringkali istilah manajer digunakan untuk menyebut seorang pemimpin. Nah tulisan ini hendak mengembalikan batasan/pengertian manajer dengan pemimpin. Mengenai perbedaan dan persamaan mereka. Memang sementara ini tulisan ini akan terkesan tidak memiliki manfaat yang besar karena selama ini tidak ada masalah ketika kita menyebut pimpinan kita dengan istilah manajer. Namun tulisan ini hanyalah sebuah pendahuluan bagi tulisan-tulisan lanjutan yang berusaha membangun paradigma baru tentang kepemimpinan. Sesuatu yang menurut saya menjadi salah satu sebab utama atas keterpurukan Indonesia selama ini. Sekumpulan tulisan yang mencoba memberikan sumbangan pemikiran tentang sosok pemimpin yang bagaimana yang seharusnya dimiliki oleh bangsa yang besar ini. Dan untuk bangsa Indonesia kita menggunakan istilah "pemimpin bangsa" dan tidak pernah menggunakan istilah "manajer bangsa", hal ini menunjukkan bahwa walaupun kita sering rancu dalam menyebut pemimpin dan manajer, tapi dalam beberapa hal kita konsisten untuk menyebut secara terpisah kedua istilah tersebut, seperti ketika kita menyebut "pemimpin perjuangan" bukan "manajer perjuangan", "pemimpin revolusi" bukan "manajer revolusi", "pemimpin sidang" bukan "manajer sidang", dsb.

Bila berhubungan dengan orang, maka kedudukan pemimpin dan manajer adalah sama, bahwa mereka adalah atasan dan yang menjadi obyek kedudukan mereka adalah bawahan. Tapi berhubungan dengan obyek ini juga ada perbedaan, bahwa pemimpin selalu dan hanya berhubungan dengan orang-orang/para bawahan, sedangkan manajer tidak. Manajer yang melakukan fungsi manajemen tidak selalu berhubungan dengan orang, tetapi juga bisa dengan berbagai hal lain yang tidak berbentuk orang, seperti waktu kemudian dikenal manajemen waktu, berhubungan dengan belajar maka disebut dengan manajemen belajar, berhubungan dengan tujuan maka disebut dengan manajemen tujuan, dsb. Maka dari sini kita bisa menyimpulkan istilah manajer diberikan dikarenakan ia melakukan fungsi manajemen bukana karena semata-mata posisi dia sebagai atasan, karena itu juga ada tingkatan manajer, seperti manajer tingkat atas (top manajer), manajer tingkat menengah (midle manajer) dan manajer tingkat rendah (low manajer). Sedangkan seseorang disebut sebagai pemimpin/pimpinan semata-mata karena posisi dia sebagai atasan. Karena itu dalam kepemimpinan tidak dikenal dualisme kepemimpinan karena hanya akan memecah belah dan menghancurkan. Pemimpin haruslah satu.
Dengan demikian kita tahu, bahwa sesungguhnya antara pemimpin dan manajer memiliki fungsi yang berbeda. Seorang pemimpin memiliki fungsi dasar adalah mengarahkan dan menggerakkan seluruh bawahan untuk bergerak pada arah yang sama yaitu tujuan. Sedangkan fungsi seorang manajer adalah managemen. Yaitu kegiatan-kegiatan seputar perencanaan (planning), pengorganisasian (organising), penempatan staff (staffing), pengarahan (directing) dan kontrol (controlling). Seorang pemimpin sangat mungkin menggunakan fungsi manajemen untuk mencapai tujuan, tetapi itu bukan satu-satunya cara untuk mencapai tujuan. Terutama untuk organisasi sosial/nirlaba, ternyata memiliki kemampuan manajemen yang baik tidak selalu dapat mencapai kesuksesan. Pemimpinan yang sukses adalah manajer+. Sebagaimana yang akan saya tulis dalam "Kepemimpinan dalam Organisasi Sosial".
Dalam menjalankan fungsinya, seorang manajer lebih sering memanfaatkan wewenang dan kekuasaan jabatan secara struktural yang memiliki kekuatan mengikat dengan dapat melakukan paksaan/hukuman untuk mengarahkan bawahan. Sedangkan seorang pemimpin lebih menekankan pengaruh/karisma yang dimilikinya sehingga bawahan secara sadar untuk mengikuti arahan sang pemimpin. Ia menstimulasi, memfasiltasi, dan berpastisipasi dalam setiap kegiatan yang menginginkan bawahan mengikutinya. Tidak dengan hadiah, paksaan atau hukuman. Seorang manajer dipilih melalui jalur formal, seperti dipilih oleh komisaris atau direktur, sedangkan pemimpin biasanya berdasar pilihan dan kontrak sosial dengan anggota atau bawahan.
Kesimpulannya, manajemen hanyalah salah satu fungsi yang dilakukan seorang pemimpin.

Senin, April 14, 2008

Pembentukan Akhlaq Karena Faktor Perasaan dan Pikiran

Berbicara tentang akhlaq sebenarnya bukan suatu hal yang sederhana, ia adalah sesuatu yang teramat kompleks. Dan saya sepenuhnya sadar bahwa membahas pembentukan akhlaq dari faktor perasaan dan pikiran bukan berarti saya memaksudkan bahwa akhlaq hanya dibentuk dua hal ini. Baca juga artikel saya tentang struktur terbentuknya akhlaq/kepribadian. Seluruh artikel saya yang membahas tentang pembentukan akhlaq memiliki asumsi dasar sebagaimana yang dijelaskan dalam artikel tersebut. Perasaan dan pikiran hanyalah salah satu faktor pembentuk akhlaq. Artikel ini ditulis sekedar untuk menunjukkan bagaimana sistem kerja perasaan dan pikiran dalam membentuk akhlaq dan khas akhlaq yang dibentuknya.

Pengertian Perasaan
Beberapa teori psikologi menyebut perasaan sebagai segala sesuatu yang kita rasakan. Tapi coba perhatikan contoh berikut ini. "Sakit hatiku mendengar kata-katamu!" dan "sakit telingaku saat kau berteriak keras didekat telingaku". Kata "sakit" dari dua contoh diatas jelas memiliki pengertian yang berbeda meski sama-sama berdimensi rasa. Rasa sakit pada pernyataan pertama tidak bersifat fisiologis. Maka kalau ditanya dimana letak sakit itu, kita tidak bisa menyebut secara pasti, orang-orang menyimbolkan letak sakit itu berada di hati. Sedangkan pada kata sakit pernyataan yang kedua bersifat fisiologis, karena itu kalau kita ditanya dimana letak rasa sakit itu, kita bisa menyebut telinga, karena rasa sakit itu memang berada ditelinga.
Kedua kata sakit diatas sama-sama berbicara tentang rasa tapi dalam dimensi yang berbeda. Yang satu berdimensi psikologis (kejiwaan) dan yang satu berdimensi fisologis (fisik). Dapat kita tebak, manakah yang disebut perasaan ? Ya. Jawabannya adalah yang pertama.
Ada perbedaan yang mendasar antara rasa yang dirasakan oleh jiwa (perasaan) dan yang dirasakan oleh fisik. Jika kita menusuk tangan (indra kulit) 10 orang dengan menggunakan jarum, maka kesepuluh orang tersebut akan merasakan sakit pada tangan mereka. Tapi berbeda, jika kita hadapkan satu peristiwa, taruhlah contoh peristiwa meninggalnya ayah, pada 10 orang yang berbeda. Tiap orang akan merasakan sesuatu yang berbeda. Yang satu mungkin akan histeris, sedangkan yang lain bisa jadi sedih tapi tidak sampai histeris, dan yang lainnya mungkin dianggap biasa. Orang hidup cepat atau lambat akan meninggal dunia. Dari dua peristiwa diatas dapat kita ambil kesimpulan. Rasa sakit (indrawi) bersifat statis dan mekanistis, tetapi perasaan bersifat dinamis.
Jadi, perasaan adalah salah satu fungsi merasa bagi jiwa, seperti perasaan marah, sedih, bahagia, gembira, malas, bosan, dsb. Sedangkan rasa sakit seperti sakit pada kulit yang terluka, bau harum, suara yang memekakkan telinga atau rujak yang pedas bukanlah fungsi perasaan, tetapi fungsi indrawi.

Ciri Khas Perasaan
1. Subyektif. Kesukaan saya terhadap tempe hangat, termasuk jika dibandingkan dengan ayam goreng, terkesan tidak obyektif. Dari tinjauan nilai gizi jelas ayam lebih bergizi. Dari unsur bahan, daging lebih enak daripada kedelai (saya bukan seorang vegetarian). Dari unsur harga, meski terkesan ayam lebih mahal, tapi saya pernah beli sepotong ayam seharga seribu sama dengan harga tempe. Secara obyektif seharusnya ayam lebih dipilih daripada tempe hangat. Tapi bagi saya beda. Bagi saya tempe lebih punya "teste". Saya ga peduli orang mau bilang apa, suka-suka gue mau suka apa. Inilah subyektifitas saya tentang tempe hangat. Sangat mungkin setiap orang memil iki selera perasaan yang berbeda-beda. Terserah dia secara subyektif.

2. Mudah Berubah. Apa yang kita benci hari ini, bisa jadi menjadi kita sukai keesokan hari. Apa yang anda rasakan saat ini ketika membaca artikel ini akan berubah ketika anda membacanya kembali di lain waktu. Nasi goreng yang terasa nikmat saat kita sarapan sangat mungkin membosankan bagi kita kalau kita memakan menu yang sama siang harinya. Begitulah, perasaan kita senantiasa berubah-ubah. Namun kadar perasaan itu sangat dipengaruhi oleh prosesnya. Sebuah proses yang lama akan melahirkan perasaan yang lebih mendalam dibandingkan dengan proses yang cepat. Orang yang jatuh cinta karena proses pembiasaan akan lebih bertahan daripada yang cinta pada pandangan pertama.

3. Tidak Berdiri Sendiri. Perasaan tidak bisa muncul tanpa adanya stimulasi atau berhubungan dengan proses jiwa yang lain. Perasaan baru muncul ketika kita melakukan pengamatan, atau berfantasi atau berpikir, atau ketika mengindra. Perasaan tidak akan merasakan apa-apa jika tidak ada stimulus apapun.

4. Mengandung Penilaian. Dalam merasa sebenarnya kita membandingkan dengan perasaan-perasaan yang pernah kita rasakan sebelumnya, sebelum kemudian kita menilai. Ini menyenangkan atau tidak menyenangkan. Apa yang menyenangkan bagi seseorang belum tentu menyenangkan bagi orang lain. Seseorang mungkin sangat menyenangi uang karena pernah merasakan nikmatnya punya uang atau karena menderitanya orang tidak punya uang.

5. Bekerja berdasar prinsip kesenangan. Perasaan tidak memilih apa yang benar-salah atau baik-buruk. Ia hanya memilih berdasar prinsip kesenangan. Mana yang menyenangkan bagi jiwa itu yang selalu ia pilih. Perasaan tidak pernah memilih jalan penderitaan. Setiap penundaan terhadap kesenangan akan menimbulkan penderitaan, karena itu ia bersifat hedon.

Cara Bekerjanya Perasaan
Untuk menjelaskan proses bekerjanya perasaan tidak bisa diamati pada kasus remaja atau orang dewasa, karena pilihan-pilihan atau respon-respon remaja dan orang dewasa sudah mengalami kompleksitas yang luar biasa. Maka untuk mengamati cara kerja perasaan adalah dengan melihat anak kecil yang asumsinya pola merespon dia belum menggunakan pikiran dan nilai secara maksimal.
Pertama, bayi harus memulai pengalaman rasa dengan melakukan pengindraan. Dari mulutnya ia merasakan manis, asam, asin. Dari hidungnya ia mencium bau-bauan. Dari telinga ia mendengar sapaan orang-orang di sekelilingnya. Dari mata ia bisa melihat ekspresi wajah orang-orang disekelilingnya, dst. Pengalaman rasa itu disimpan dalam memori. Ia juga memori reaksi-reaksi orang-orang di sekelilingnya ketika ia melakukan sesuatu. Itulah pengalaman-pengalaman perasaan yang pertama-pertama. Ia menggunakan instingnya untuk mendapatkan pengalamannya yang pertama dn dengan itulah ia merespon setiap stimulus. Jangan heran jika perilaku bayi banyak bersifat trial-error (mencoba-coba). Ketika ia mulai beranjak besar, ketika ia sudah mulai bisa memilih-milih, maka pilihan-pilihan itu tidak lagi berdasarkan insting semata, tetapi juga karena melalui perbandingan perasaan yang ia dapatkan dari pengalaman-pengalaman sebelumnya. Ia memilih apa yang menyenangkan bagi dia. Maka karena itu, secara potensial perasaan senantiasa mengarahkan hanya pada kesenangan semata. Ia tidak pernah mengarahkan pilihan individu pada perasaan sakit atau menderita. Inilah prinsip kerja perasaan.
Lantas, bagaimana penjelasan orang yang rela memilih untuk menderita. Seperti ketika seseorang harus memilih antara jalan hidup yang benar menurut logika dia walaupun harus merasakan penderitaan dengan dikucilkan atau bahkan disingkirkan dari keluarga. Bukankah ia lebih memilih menderita daripada bahagia.
Benar, pada banyak kasus kita menemukan orang-orang lebih memilih menderita daripada bahagia. Tapi ingat, pilihan itu bukan berdasarkan perasaan. Pada banyak kasus orang lebih rela menderita karena lebih memilih apa yang ia anggap benar (kebenaran). Pilihan ini tidak didasarkan perasaan tetapi kelogisan, hasil pemikiran yang logis yang menurut ia benar dan karena kebenaran itu ia rela menderita perasaan. Sehingga, seandainya kita abaikan faktor pemikiran, pastilah seseorang akan memilih kebahagiaan. Kalau kita bertanya pada setiap individu, "apa sebenarnya yang kamu cari dalam hidup ini ?" jawabannya hanya ada dua, "kebahagiaan" atau "kebenaran". Yang satu berdimensi perasaan dan satu berdimensi pikiran. Begitulah, secara alamiah perasaan akan mengarahkan manusia pada pilihan yang membahagiakan, tapi interupsi pikiran dapat merubah alur alamiah ini. Sehingga respon-respon kita terhadap stimulasi tidak hanya mengikuti arahan perasaan saja. Maka kita juga perlu mengetahui bagaimana cara bekerjanya pikiran sehingga kita juga dapat mengetahui kapan pikiran akan mengiterupsi arahan perasaan itu.

Pengertian Pikiran dan Berpikir
Pikiran adalah hasil dari berpikirnya manusia. Namun apa yang disebut dengan berpikir itu ? Banyak orang menyatakan bahwa orang berpikir ketika ia menghadapi masalah. Sekilas pernyataan ini tidak ada yang salah. Tapi coba saya sedikit berputar. Pernakah kita ketika dalam keadaan sadar benar-benar berhenti berpikir. Tentu tidak pernah. Setiap saat kita senantiasa berpikir. Kalau setiap saat kita selalu berpikir, padahal tadi kita mendefinisikan berpikir adalah upaya untuk memecahkan masalah, dengan demikian apakah manusia senantiasa menghadapi masalah sehingga ia tidak pernah benar-benar berhenti berpikir. Lantas kalau begitu apa beda sesuatu dikatakan masalah dan tidak ? Bingung ? OK, akan saya permudah.
- Orang berfikir karena ada masalah.
- Orang tidak pernah berhenti berpikir
- Maka orang senantiasa berhadapan dengan masalah
- Kalau orang senantiasa menghadapi masalah yang terus menerus, ia tidak pernah merasakan kondisi tanpa masalah
- Kalau begitu apa bedanya masalah dengan bukan masalah
Dari pernyataan diatas kita tahu ada satu kesalahan yang berputar. Maka kita harus kembali pada fakta. Satu-satunya pernyataan yang tidak disangsikan kebenarannya adalah "Orang tidak pernah berhenti berpikir". Tidak percaya ? Coba sebut saat mana ketika dalam keadaan sadar anda benar-benar berhenti berpikir. Nah.. tidak ada kan. Sedangkan pernyataan-pernyataan yang lain kebenarannya dapat diuji dengan menguji kebenaran pernyataan, "Orang berfikir karena ada masalah". Apakah benar orang berfikir hanya ketika menghadapi masalah. Bahwa ketika kita menghadapi masalah kita berpikir, ya, tapi berpikir tidak harus menunggu ada masalah. Apa yang disebut dengan masalah adalah adanya kesenjangan antara nilai-nilai kebenaran yang kita anut dengan fakta yang terjadi. Ketika kita melihat peristiwa mahasiswa tidur di kelas. Bagi dosen yang menganggap tugasnya hanya menyampaikan kuliah, bukan mendidik mahasiswa, maka mahasiswa yang tidur tidak dianggap masalah karena tidak bertentangan dengan nilai yang ia anut. Bagi bagi dosen yang mendidik, mahasiswa yang tidur di dalam kelas dianggap masalah karena itu bertentangan dengan nilai-nilai pendidikan. Maka ia melakukan evaluasi apa sebab mahasiswa tidur. Apakah karena memang mahasiswanya yang bermasalah atau kepengajaran dosen yang bermasalah sehingga menimbulkan kebosanan dan ketiduran.
Jika definisi masalah kita batasi demikian, maka tidak selamanya kita menghadapi masalah. Ada satu peristiwa yang bagi kita tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang kita anut. Maka anda bisa simpulkan sendiri pernyataan-pernyataan yang lain. Lantas apa yang disebut dengan berpikir itu?
Sebenarnya dalam berpikir kita menjalankan salah satu dari 3 fungsi berikut ini : (1) Membangun pengertian (2) Membangun kesimpulan (3) Melakukan pemilihan/pendapat/keputusan. Selama ini yang dimaksud bahwa kita senantiasa berpikir adalah fungsi membangun pengertian yag dimiliki oleh proses berpikir. Setiap kita bertemu dengan sesuatu yang baru maka kita berusaha membangung pengertian atas realitas yang baru. Dan pada kenyataannya kita hampir tidak pernah menemua suatu yang benar-benar sma persis baik bentuk, situasi dan kondisi. Maka karena itu kita hampir senantiasa membangun pengertian-pengertian yang baru. Oleh karena itu, dalam metode diskusi yang akan menyampaikan berbagai pendapat yang memungkinkan berbeda, langkah pertama yang harus dilakukan adalah membangun pengertian yang sama terhadap hal yang hendak didiskusikan. Kalau hasil pengertian kita ini tidak langsung digunakan, karena motif berpikir kita tidak hendak memecahkan masalah tapi juga karena sekedar ingin tahu (kuriositas), maka pengertian ini disimpan dalam memori dan sewaktu-waktu kita pakai ketika dibutuhkan.
Setelah membangun pengertian individu baru bisa memasuki fungsi selanjutnya. Ketika kumpulan pengertian yang kita miliki akan digunakan untuk diskusi atau memcahkan masalah, tidak lantas kita hanya memiliki satu pengertian/pemahaman saja. Justru kita akan membandingkan seluruh pengertian yang berhubungan dengan obyek masalah. Dari berbagai pengertian itu kita memilih salah satu yang menurut kita benar atau pas dengan kita. Inilah yang disebut dengan membangun kesimpulan. Fungsi kedua ini dibutuhkan untuk kemudian kita mengambil sikap/keputusan/respon atas hal yang kita pikirkan.

Mekanisme Kerja Pikiran
Mekanisme kerja pikiran sebenarnya tidak berbeda dengan perasaan. Perbedaannya hanya terletak pada prinsip kerjanya. Kalau perasaan menggunakan prinsip kerja berdasarkan kesenangan maka pikiran menggunakan prinsip kerja kelogisan/benar-salah. Apa yang dipikirkan itu tidak berhubungan dengan enak-tidak enak, nikmat-tidak nikmat, atau senang-tidak senang, tetapi berbicara tentang benar-salah, baik-buruk. Sehingga secara alamiah, berpikir akan mengarahkan individu untuk melakukan respon berdasar kebenaran. Lantas bagaimana dengan orang yang lebih memilih satu hal yang salah meski ia tahu itu adalah salah. Seperti ketika orang mencuri, melacur, membunuh dan menganiaya, sebenarnya ia tahu bahwa itu adalah perbuatan yang salah tapi mengapa tetap dipilih sebagai respon. Setelah membaca mekanisme kerja perasaan anda pasti bisa menjawab, penyebabnya adalah karena ada interupsi dari perasaan. Orang tersebut tidak memilih kebenaran tapi kesenangan. Dengan melakukan perbuatan yang salah mereka merasakan kesenangan atau kepuasan. Jadi, pikiran dan perasaan dapat saling mengintervensi proses alamiah masing-masing fungsi jiwa tersebut. Ya benar!

Khas Akhlaq Karena Faktor Perasaan dan Pikiran
Dikarenakan perasaan pikiran dapat saling mengiterupsi proses selainnya maka dapat disusun klasifikasi sebagai berikut :
Akhlaq yang didominasi akal cenderung pandai mengkaitkan data-data dalam pemecahan masalah. Tapi akhlaq yang didominasi pikiran biasanya kepekaan sosialnya kurang.

Akhlaq yang didominasi perasaan cenderung mau menang sendiri atau malah teramat mengutamakan kepentingan orang lain tanpa banyak mempertimbangkan hak-hak pribadi. Biasanya juga lemah di proses pemecahan masalah.

Secara alamiah individu pasti mengarahkan akhlaqnya pada keseimbangan antara pikiran dan perasaan. Ia akan senantiasa mencari kebenaran yang membahagiakan. Maka jika didapatkan orang yang bisa membangun keseimbangan pikiran dan perasaannya ia akan dapat menempatkan secara tepat antara hak-hak dan kewajibannya.

Perasaan Memiliki Fungsi Menilai

Masih proses pengetikan

Struktur Jiwa dan Faktor-faktor Pembentuk Akhlaq

Kita telah mengetahui bahwa substansi manusia terdiri atas jiwa dan raga, maka tidak heran jika filsafat manusia memberikan pengertian manusia sebagai ”jiwa yang membadan” atau ”raga yang berjiwa”. Jika dalam teori behavioristik ~ teori yang dianggap paling efektif dalam pembentukan akhlaq ~ keberadaan jiwa benar-benar diabaikan. Dalam behavioristik, akhlaq dipandang sebagai hasil penguatan (reinforcement) atas rangsang-rangsang yang dikondisikan/dikehendaki sehingga melahirkan perilaku-perilaku yang terkondisi. Perilaku-perilaku yang terkondisi ini akan memiliki kecenderungan merespon sama atas rangsang (stimulus) yang sejenis. Seorang anak yang senantiasa dituruti kemauannya tanpa penundaan dapat menjadi anak yang manja dan tidak peka dengan kondisi sosialnya. Perilaku yang terkondisi itulah yang disebut oleh behavioristik sebagai akhlaq. Behaviorisme mengabaikan adanya proses kejiwaan seseorang, baginya, akhlaq adalah bentukan dari rangsang yang disertai dengan penguatan yang diulang-ulang. Itu saja. Saya telah meluruskan pengertian akhlaq ini dalam "Meluruskan Kembali Pengertian Akhlaq".
Kita tidak hendak menolak secara keseluruhan teori behavioristik ini, tapi kita tidak bisa mengabaikan begitu saja keberadaan proses dalam jiwa. Karena seperti yang telah sampaikan di artikel itu, jiwa merupakan substansi dasar selain raga yang memberikan status hidup pada diri manusia. Tanpa jiwa, manusia mati, tidak bisa mengekspresikan hidupnya. Proses dalam jiwa ini menjadi bagian terpenting dalam proses pembentukan akhlaq. Tapi sebelum masuk kesana, kita harus tahu terlebih dahulu bagaimana struktur jiwa sehingga kita mengetahui bagaimana proses jiwa bekerja.
Dalam menjelaskan struktur jiwa ini, ada dua jalan yang bisa kita pilih, jalan yang mudah dan jalan yang agak berliku. Jalan yang mudah adalah dengan cara mencomot saja salah satu struktur jiwa yang ada dalam berbagai teori-teori kepribadian. Ada literatur yang melimpah untuk menjelaskan ini. Dan kecenderungan saya, akan memilih Freud dengan stuktur jiwa id, ego, dan superego. Tetapi, saya akan merasa kalah telak jika ada pertanyaan : ”mengapa struktur jiwa dibagi atas tiga hal tersebut : id, ego dan superego?” Karena saya tidak menemukan dalam literatur psikoanalisa ~ setidaknya yang telah saya baca ~ penjelasan tentang hal ini. Maka saya memilih jalan kedua dengan membangun sendiri pendasaran tentang struktur jiwa ini. Setidaknya, meski nanti memungkinkan memiliki kesimpulan yang sama dengan Freud, tapi saya bisa menunjukkan mengapa saya memilih struktur jiwa ini, dan juga jika saya menggunakan bahasa saya sendiri, anda akan mengetahui pula pendasaran saya menggunakan istilah tersebut.
Dalam mencapai tujuan ini saya akan memulai dari hal yang paling bisa kita ukur, yaitu akhlaq. Jika kita telah mendefiniskan akhlaq sebagai ekspresi jiwa, maka kita bisa lihat struktur itu dari akhlaq. Saya telah meminta setidaknya 80 mahasiswa yang pernah mendapatkan pelajaran tentang psikologi dan akhlaq untuk menulis satu saja akhlaq dari mereka yang benar-benar disadari apa pembentuknya. Saya juga mewawancarai beberapa lulusan jurusan Psikologi tentang hal yang sama. Sekalian ini juga bisa digunakan sebagai langkah untuk menentukan faktor-faktor penyebab terbentuknya akhlaq. Dari berbagai sebab-sebab akhlaq itu kemudian saya klasifikasikan dalam kelompok-kelompok tertentu. Kelompok-kelompok inilah yang menjadi analogi struktur jiwa itu.
Dari pendapat 80 mahasiswa dan beberapa alumni jurusan Psikologi pada satu perguruan tinggi negeri di Surabaya itu tersusunlah daftar sebab-sebab akhlaq berdasar hasil introspeksi diri. Sebagai berikut :
- Orang Tua/Keluarga
- Sekolah
- Teman Bermain
- Pengalaman Taumatik
- Pengalaman Unik/Membekas
- Pengkondisian : Penghargaan/Hukuman
- Ideologi
- Cita-cita
- Organisasi
- Genetik
- Perasaan
- Pikiran

Mekanisme bekerjanya tiap-tiap faktor sebab akhlaq diatas akan saya posting dalam artikel yang tersendiri. Maka sekarang kita perlu melakukan klasifikasi terhadap sekumpulan faktor-faktor diatas.
NILAI :
- Keluarga
- Sekolah
- Teman Bermain
- Pengkondisian
- Pengalaman
- Ideologi
- Cita-cita
- Organisasi

BAWAAN :
-Insting

EKSEKUTOR :
- Pikiran
- Perasaan

JASMANI :
Genetik

Maka dari hasil klasifikasi ini dapat disusun struktur jiwa, yang terdiri atas kumpulan nilai-nilai, bawaan dan pengambil keputusan (eksekutor). Kumpulan nilai-nilai ini dalam psikoanalisa disebut sebagai super-ego (uber es), bawaan disebut dengan id (ich) dan eksekutor disebut sebagai ego (es).
Lho mas, kenapa perasaan koq ditaruh di eksekutor ? Ini akan saya bahas secara tersendiri.

Struktur Akhlaq
Setelah kita mengetahui struktur Jiwa, maka kita juga perlu menyusun struktur akhlaq. Hal ini dapat kita ketahui dengan memperhatikan proses-proses lahirnya akhlaq. Untuk lahirnya akhlaq, pertama kali kita harus mendapatkan stimulasi dari kondisi aktual yang berada di sekitar kita. Kondisi aktual tersebut pertama kali di proses oleh raga dengan memanfaatkan fungsi-fungsi indrawi sepeti kulit, mulut, mata, hidung atau telinga. Dari hasil pengindraan itu kemudian didapatkan tanggapan atau persepsi. Persepsi ini merupakan peristiwa kejiwaan yang pertama dalam struktur akhlaq. Apa kita persepsi itu kemudian diolah oleh struktur jiwa, yaitu bawaan, nilai-nilai dan sang eksekutor. Dalam proses kejiwaan itu berkecamuk antara desakan-desakan bawaan dan nilai-nilai. Keduanya saling berebut pengaruh agar eksekutor memilih desakan mereka. Eksekutor dapat saja memilih salah satu dari dua desakan itu, atau memilihi keputusannya sendiri. Hasil dari keputusan eksekutor ini muncul dalam bentuk kemauan/keinginan (konasi) yang melahirkan motif untuk berperilaku (respon). Perilaku ini kemudian mendapatkan penguatan (reinforcement) sebelum menjadi akhlaq.
Dari sini dapat kita simpulkan struktur akhlaq terdiri atas stimulus, indra, jiwa dan penguatan.

Meluruskan Kembali Pengertian Akhlaq

Masih proses pengetikan

Review UEFA Cup

Para pengamat sepak bola sering menempatkan UEFA Cup sebagai kompetisi kasta kedua dalam seluruh sistem kompetisi antar klub yang diadakan oleh UEFA sebagai lembaga sepakbola tertinggi di Eropa. Bagi saya tidak selalu begitu. Bagi saya, pertandingan UEFA Cup bisa jadi sama menariknya dengan Liga Champion karena juga melibatkan tim-tim papan atas seluruh liga yang ada di Eropa. Tidak jarang kita menemukan tim-tim langganan juara liga domestik Eropa berlaga di sini. Pada tahun-tahun sebelum ini, ketika efek kapitalisme industri sepak bola belum menyentuh Indonesia sekuat sekarang. Salah satu TV swasta di negeri ini sering turut menyiarkan pertandingan-pertandingan UEFA Cup. Pada masa-masa indah itu, saya termasuk orang yang suka begadang hanya untuk menyaksikan sepak bola. Tapi sekarang semua berubah, kapitalisme industri sepak bola telah membuat dua stasiun televisi seperti RCTI dan Trans7 tidak lagi mampu bersaing untuk memperebutkan hak siar Liga Inggris kesayangan saya. Semusim ini saya lalui hari-hari tanpa satu-satunya media refreshing seminggu sekali bagi saya. Tahun ini saya alihkan mdia refreshing itu dengan melihat film-film kartun (anime) yang sudah kadaluwarsa dan diulang-ulang seperti One Piece, Avatar atau sesekali nonton bioskop kalau pas ada film kungfu mandarin. (Wah... ngomongnya jadi nglantur begini. Maaf jadi numpahin uneg-uneg disini).
Kembali ke UEFA Cup. Kemarin kompetisi kasta kedua ini tekah meyelesaikan babak yang sama dengan Liga Champion yaitu perempat final. Sebenarnya jika kita melihat komposisi kontestan perempat final ini seharusnya UEFA Cup juga dapat menyuguhkan tontonan yang menarik. Lihat saja klub-klub seperti Bayern Munchen-Jerman, PSV Eindhoven-Belanda, Fiorentina-Italia, Glasgow Rangers-Skotlandia turut ambil bagian dalam ajang ini. Belum lagi tim-tim yang lagi naik daun seperti Getafe-Spanyol, Sporting Lisbon-Portugal, Bayer Leverkusen-Jerman dan Zenit St Petersburg-Rusia merupakan tim-tim yang tidak dapat dianggap remeh. Berikut ini sedikit ulasan hasil-hasil pertandingan tersebut.

0 Zenit St Petersburg vs Bayer Leverkusen 1
Pada pertandingan ini ini Bayer Leverkusen yang bertindak sebagai tamu justru bermain lebih atraktif dan berkali-kali mengancam gawang tuan rumah. Dmitri Bulykin mencetak gol ketika pertandingan masih berjalan 18 menit. setelah itu Bayer Leverkusen terus menyerang tapi tidak ada gol tambahan. Leverkusen memang harus menyerang total untuk mengejar defisit gol karena kekalahan mereka di kandang pada pertandingan pertama dengan skor 4-1. Namun, apa yang terlihat di lapangan tidak selalu sejalan dengan hasil pertandingan. Meski St Petersburg kalah 0-1, tapi ini tidak membantu Leverkusen untuk lolos babak 4 besar karena dengan hasil agregat 4-2, St Petersburg berhak lolos ke babak semifinal melawan Bayern Munchen yang lolos secara dramastis dengan kemenangan gol away. Dick Advocaat sebagai pelatih Petersburg sangat senang, karena mereka telah membuat sejarah baru karena untuk pertama kalinya lolos ke babak semifinal Piala UEFA.

0 PSV Eindhoven vs Fiorentina 2
PSV Eindhoven harus mengakui keperkasaan Fiorentina. Meski bermain di kandang sendiri, mereka tetap dipaksa menyerah dengan skor meyakinkan 0-2. Kedua gol Fiorentina dicetak oleh mantan pemain Chelsea Adrian Mutu pada menit ke-38 dan ke-53. Padahal pada laga ini PSV lebih diunggulkan karena pada laga pertama (first leg) mereka mampu menahan imbang Fiorentina 1-1 dikandang lawan. Tapi tadi malam Fiorentina bermain kesetanan dengan terus mengejar bola tanpa lelah sehingga mampu membalikkan keadaan dengan kemenangan yang meyakinkan tersebut. Bahkan kiper Sebastian Frey berhasil menggagalkan tendangan penalti Timmy Simmons yang diberikan wasit pada menit ke-81 karena Lazovic dijatuhkan oleh Ujfalusi di kotak terlarang. Di semifinal Fiorentina akan menghadapi Glasgow Rangers dari Portugal.

0 Sporting Lisbon vs Glasgow Rangers 2
Sebagaimana Fiorentina, Glagow Rangers sebenarnya tidak diunggulkan dalam laga kedua melawan Sporting Lisbon. Ini terjadi dikarenakan mereka hanya bermain imbang tanpa gol di kandang sendiri. Namun demikian justru hasil pertandingan membalikkan seluruh prediksi para pengamat bola. Mereka menang 2-0 di kandang Sporting Lisbon. Rasa percaya diri yang berlebihan telah menghancurkan tuan rumah. Gol-gol Rangers dicetak oleh Jean-Claude Darcheville pada menit ke-60 dan Steven Whittaker pada menit ke-91 (injury time). Dengan kemenangan ini Rangers mencetak sejarah untuk pertama kalinya lolos babak semifinal.

3 Getafe vs Bayern Munchen 3
Pada laga ini, Bayern Munchen lolos ke babak semifinal secara dramastis. Mereka lolos karena keuntungan gol away. Sebenarnya Munchen hampir saja gagal lolos ke semifinal karena sampai waktu perpanjangan waktu tinggal 5 menit Getafe masih unggul 3-2. Tepat pada menit terakhir, Luca oni berhasil mengoyak gawang Getafe yang dikawal oleh kiper Timnas Argentina Abbondanzieri setelah menerima umpan silang dari Jose Ernesto Sosa. "Pemain telah berjuang keras, tetapi peraturan agresifitas gol membuat kami menangis", kata pelatih Getafe, Laudrup. Munchen lolos ke semifinal dan akan berhadapan dengan Zenit St Petersburg. Munchen lolos dengan agregat 4-4 setelah di laga pertama berhasil menahan imbang Getafe 1-1 di Allianz Arena.
Sebenarnya Getafe unggul lebih dulu sebelum Frank Ribery menyamakan kedudukan pada menit ke-89 meski Getafe harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-7 setelahRuben de la Red dikartu merah wasit karena menjatuhkan Mirislav Klose saat ia memiliki kesempatan mencetak gol. Kalah dalam jumlah pemain tidak berarti permainan Getafe menjadi menurun. Mereka terus bermain all out. Termasuk ketika memasuki masa perpanjangan waktu.
Baru satu menit memasuki masa perpanjangan waktu, Getafe mencetak gol kedua dalam laga ini melalui Fransisco Casquero. Bahkan dua menit kemudian Getafe kembali mencetak gol sehingga mereka leading 3-1 melalui Nobrega Braulio. Tapi bermain selama 120 menit dengan pemain hanya 10 orang bukanlah hal yang mudah. Stamina dan konsentrasi terus menurun menuju titik terendah ketika pertandingan mendekati usai. Hal ini dimanfaatkan Munchen yang memiliki mental juara. Usaha Munchen membuahkan hasil pada menit ke-115 melalui tendangan bebas Mark van Bommel, sebelum akhirnya Luca Toni menuntaskan perjuangan mereka menuju semifinal. Pertandingan yang menarik dan melelahkan.

Sabtu, April 12, 2008

Moto GP ~ Peluang Rossi Menjuarai Sirkuit Estoril Portugal

Sudah dua musim Rossi tidak merasakan kebanggaan sebagai juara dunia Moto GP. Beberapa analisis menyebut masa kejayaan Rossi telah habis. Tentu saja performa Rossi yang menurun dua musim terakhir membuat Yamaha harus memilkirkan generasi lanjutan yang lebih bagus. Makanya Yamaha merekrut rookie yang menjanjikan, Jorge Lorenzo. Performa Lorenzo juga sangat menjanjikan di dua seri pertama. Banyak orang mengatakan hanya tinggal menunggu waktu bagi Lorenzo menjuarai seri Moto GP. Dengan performa yang menjanjikan seperti ini, bagaimana dengan Valentino Rossi.
Meski Lorenzo cukup menjanjikan, Yamaha tetap tidak memandang sebelah mata Rossi. Meski dia sedang melewati masa yang buruk, performanya menurun, prestasinya belepotan. Tapi semua juga tahu, Rossi adalah raja Moto GP. Ia adalah pembalap yang tidak hanya cepat dilintasan tapi juga bisa menjual Moto GP. Karena itu, Yamaha ingin mengambil keuntungan pada dua pembalapnya itu. Permintaan Rossi yang minta ganti ban dituruti walaupun ini menyebabkan Yamaha harus menyediakan dua tim mekanik yang berbeda bagi dua pembalapnya. Bagi sebagian pengamat hal ini dapat menciptakan kondisi yang tidak kondusif. Tapi menurut saya ini justru hal yang sangat menguntungkan Yamaha. Karena mereka tidak harus pilih mana pembalap yang lebih prioritas, tapi Yamaha dapat mensupport kedua pembalapnya sesuai dengan gaya membalap masing-masing. Pelan tapi pasti, performa Rossi membaik. Lantas bagaimana peluang Rossi pada seri ketiga di Sirkuit Estoril, Portugal kali ini.
Rossi telah menyatakan bahwa lawan dia yang paling berat pada sirkuit ini adalah Dany Pedrosa. Sangat mengherankan bagi kita yang awwam di Moto GP, bahwa nama Stonner tidak masuk perhitungan Rossi. Ya. Stonner tidak diperhitungkan akan menjuarai sirkuit yang berkelok ini. Performa Stonner yang jeblok di seri sebelumnya membuat orang-orang menyadari kelebihan dan kekurangan Stonner dengan Ducatinya. Bahwa untuk trek yang lurus saat ini Ducati tidak ada tandingannya. Tapi untuk sirkuit yang berkelok, faktor motor tidak lebih penting dari faktor pembalap. Bakat dan pengalaman sangat menentukan. Coba tengok musim yang lalu ketika Stonner begitu dominan. Rossi masih sempat mencuri kemenangan di seri ini. Sehingga, dengan pertimbangan ini Rossi sangat berpeluang kembali menjadi juara. Atau setidak-tidaknya ia akan naik podium. Lantas bagaimana dengan Dany Pedrosa dan Jorge Lorenso.
Pedrosa sangat mungkin akan merepotkan. Satu-satunya yang sangat mungkin menjegal Rossi di sini adalah pembalap yang satu ini. Ini terbukti dengan hasil seri Jerez, Spanyol sebelumnya yang juga memiliki format sirkuit yang berkelok. Dan Pedrosa telah menunjukkan bakatnya. Tapi untuk Estoril, lebih banyaknya faktor pengalaman Rossi, saya masih menjagokan Rossi. Pedrosa mungkin akan finish di nomer dua dengan memberikan perlawanan ketat pada Rossi.
Sedangkan untuk Jorge Lorenzo. Naik podiun saja sudah bagus. Kabar terakhir yang beredar saat ini Lorenzo lengan kanannya sering sakit dan kram saat digunakan untuk membalap. Hal ini dapat menghambatnya untuk melaju dengan kemampuan 100%. Pada seri Jerez, Spanyol kemarin sebenarnya Lorenzo sangat berpotensi untuk juara setelah merebut pole position untuk kedua kalinya. Tapi karena start yang kurang baik ia hanya finis di tempat ketiga. Saya prediksi hal ini akan kembali terjadi.
Namun bagaimana hasil yang sebenarnya, ini hanyalah prediksi orang awwam yang ngefans dengan Moto GP. Bahkan ini adalah prediksi resmi saya yang pertama. Salah ga masalah, kalau benar : mungkin hanya kebetulan. Jadi jangan lewatkan. Ayo nonton Moto GP nanti sore di Trans 7 mulai pukul 19.00 wib. Kalau juga pingin nonton mulai kelas yang lebih rendah, harus sudah di depan Trans7 mulai pk 17.15 wib. Ayo Rossi..

Review Liga Champhion ~ Barcelona Vs schalke 04 (1-0)

Performa Barcelona yang sedang menurun di liga domestik, ternyata tidak menular pada performa Barcelona di Liga Champhion. Barcelona lolos ke semifinal setelah di laga kedua (second lag) mengalahkan Schalke 04 dengan skor 1-0, setelah di laga pertama juga menang dengan skor yang sama. Dengan demikian Barcelona menang dengan skor agregat 2-0.
Dalam pertandingan kemarin Barcelona masih belum menunjukkan performa terbaiknya seperti ketika mereka menjuarai Liga Champhion beberapa musim sebelumnya. Kerjasama antar lini kurang terlihat. Bahkan lini pertahanan mereka sering keteteran menghadapi serbuan pemain-pemain Schalke yang mengkombinasikan umapan-umpan pendek dengan umapan panjang yang terukur. Beruntung bahwa kemudian bek Schalke Mladen Krstajic melakukan kesalahan dalam membuang bola yang berbuah gol melalui tendangan Yaya Toure. Gol ini berawal dari umpan Bojan Krkic yang gagal diantisipasi dengan baik oleh kiper Manuel Neuer. Bola menjadi liar dan berusaha dibuang oleh Mladen Krstajic dengan disundul. Namun bola sundulan Mladen Krstajic malah melambung ke depan gawang. Yaya Toure dengan mudah mencocor saja bola masuk ke gawang.
Tapi kekalahan ini tidak menimbulkan kekecewaan yang mendalam dalam kubu Schalke. Lolos ke perempat final dan kemudian dikalahkan oleh tim sebesar Barcelona merupakan prestasi yang tersendiri bagi mereka. Ini merupakan perempat final yang pertama bagi mereka selama keikut sertaan mereka dalam liga Champhion. Menurut Mirko Slomka, pelatih Schalke, kekalahan mereka atas Barcelona semata-mata karena anak buahnya kalah pengalaman dengan Barcelona. Neuer menyatakan bahwa yang terjadi hanya sekedar keberuntungan, "Para pemain belakang telah berusaha menghalau bola silang Bojan. Tapi bola malah jatuh ke kaki Toure. Siapapun pemainnya pasti dengan mudah mencetak gol jika posisinya seperti Toure".
Dengan kemenangan ini, Barcelona telah ditunggu lawan berat, yaitu Manchester United. Barcelona mencoba realistis dengan keinginan mereka dalam meraih gelar. Hasil kurang bagus di liga domestik yang tertinggal tujuh poin dari Real Madrid membuat Frank Rijkaard lebih memprioritaskan liga Champion daripada liga Primera. Alasannya sederhana, Barcelona lebih berpeluang menjuarai Liga Champion daripada liga Primera. "Kami akan memberi selamat kepada Real Madrid", ujar Rijkaard dalam tribalfootball yang menunjukkan ia pesimis untuk menjuarai Liga Primera.
Keinginan Rijkaard ini mendapat sambutan positif dari suporter. Dari hasil sebuah survey, 52,28% suporter Barcelona merasa lebih senag jika Real Madrid dapat memastikan gelar sebelum bertemu dengan Barcelona di stadion Santiago Barnebeu. Karena bagi mereka akan lebih menyakitkan jika Real Madris memastikan gelar setelah mengalahkan mereka. Tapi jika Madrid dipastikan juara sebelum pertandingan tersebut, suporter Barcelona dapat berdalih hasil pertandingan sudah tidak menentukan lagi. Memori AC Milan yang jadi juara Liga Champion dengan lolos dari jegalan 3 kontestan asal Inggris memberikan motifasi yang tinggi bagi Barcelona untuk mengulang kembali sejarah. Apakah hal ini akan terjadi ? Kita lihat saja nanti.

Review Liga Champhion ~ Manchester United Vs AS Roma (1-0)

Manchester United melengkapi dominasi Inggris di pentas liga Champhion, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. Pada laga kedua (second lag) kemarin MU menang tipis atas AS Roma dengan skor 1-0. Dengan kemenangan ini, MU unggul agregat 3-0 atas AS Roma. Keunggulan MU sudah diprediksi sebelumnya, selain karena performa MU musim ini yang masih stabil dengan merajai klasemen sementara Liga Inggris, namun juga memori mendalam tentang kekalahan AS Roma 0-7 saat bertandang ke markas MU tahun lagi menurut saya masih meninggalkan trauma yang mendalam. Lebih-lebih, ruh permainan sekaligus sang kapten Totti tidak dapat dimainkan karena alasan cedera. Walaupun laga antara MU dan AS Roma merupakan perjumpaan dua tim elite Eropa, tapi dalam pertandingan tidak terjadi sesuatu yang mengejutkan. Hasil pertandingan sudah diprediksi banyak orang.
Gol semata wayang MU dicetak oleh striker mereka asal Argentina, Carlos Teves pada menit ke-70. Ia mencetak gol cantik melalui heading meneruskan umpan crossing Owen Hargreaves. Bola yang tidak tinggi itu dengan nekat disundul Teves dan memperdayai kiper AS Roma. Teves yang diawal perpindahannya ke Inggris sebenarnya mengeluhkan iklim dan gaya permainan Inggris yang cepat dan sangat menguras tenaga, bahkan sempat putus asa dengan menyatakan ingin pindah ke Liga Italia atau Spanyol, menjadi pahlawan MU pada pertandingan ini. Permainan menawan di laga-laga terakhir Teves musim lagi telah memikat MU. Dan sekarang MU telah menuai investasi mereka.
Sebenarnya, pada pertandingan ini MU tidak menurunkan tim utama mereka. Fergusen menurunkan tim lapis kedua mereka karena akhir pekan ini mereka harus menjamu musuh bebuyutan mereka, Arsenal di lanjutan laga Liga Premier Inggris. Kondisi MU sangat riskan jika tidak memenangkan pertandingan melawan Arsenal, karena poin mereka hanya berselisih 3 poin saja dari peringkat kedua Chelsea. Seri atau bahkan kalah memberikan angin segar bagi Chelsea untuk merebut tahta Liga Inggris karena Chelsea baru bermain beberapa jam kemudian. Oleh karena itu Ferguson memarkir beberapa pemain utama mereka. Meski menghadapi tim lapis kedua, AS Roma yang tanpa motor serangan Totti, tidak dapat berbuat banyak. Serangan-serangan mereka seperti tidak terkoordinasi dengan baik. Sehingga mudah sekali dipatahkan pemain-pemain belakang MU. Bahkan hadiah penalti yang diberikan wasit pada AS Roma tidak dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Daniele de Rossi. Tendangan melambung diatas gawang Edwin van der Sar. Coba kalau yang nendang Totti, mungkin ceritanya bisa lain.
Ini adalah kemenangan ke-11 MU secara beruntun di Old Trafford di semua ajang kompetisi Eropa. Ini juga menunjukkan demikian dominannya tim-tim Inggris dalam kompetisi Eropa yang mengantarkan Liga Inggris menjadi Liga terbaik dunia. Di Semifinal, MU telah ditunggu Barcelona, satu-satunya semifinalis di luar Inggris. Hal ini mengingatkan kita pada semifinal Liga Champhion musim lalu yang juga menempatkan 3 wakil Inggris di semifinal dan AC Milan. Hanya saja, musim lalu justru AC Milan yang menjuarai Liga paling bergengsi di eropa itu. Apakah hal ini akan terulang musim ini ? Justru tim luar Inggris yang akan menjuarai Liga Champhion. Jika hanya menyandarkan pada performa masing-masing tim di liga domestik, sepertinya sulit bagi Barcelona menjuarai Liga Champhion musim ini. Tapi siapa tahu, bukankah bola itu bundar ?

Jumat, April 11, 2008

Review Liga Champhion ~ LIVERPOOL Vs ARSENAL (4-2)

Partai dramastis ditunjukkan dalam pertandingan antara Liverpool melawan Arsenal. Arsene Wenger sangat kecewa dengan menuduh wasit berat sebelum. Di pertandingan pertama (first leg) saat Arsenal ditahan imbang 1-1 oleh Liverpool di kandangnya, Wenger protes atas diberikannya tendangan penalti kepada Liverpool. Kejadian serupa juga terjadi di pertandingan yang kedua (second lag). Liverpool "diselamatkan" oleh wasit dengan diberikannya tendangan penalti pada menit ke-85 ketika Arsenal sedang diatas angin dengan kedudukan saat itu masih 2-2. Hasilnya akan lain jika laga kedua ini berkesudahan 2-2, karena dengan keuntungan mencetak gol lebih banyak di kandang lawan, seharusnya Arsenal yang lolos. Saya sendiri lebih suka Arsenal yang lolos daripada Liverpool. Karena sebagai fans Chelsea, pertemuan dengan Liverpool di liga Champhion memberikan catatan buruk bagi Chelsea, termasuk juga pada diri saya.
Tapi harapan Arsenal buyar dengan diberikannya tendangan penalti untuk Liverpool satu menit setelah Emanual Adebayor menyamakan kedudukan menjadi 2-2, dan dapat diselesaikan dengan baik oleh sang Kapten Steven Gerrard yang saat itu bermain sedikit dibawah performance terbaiknya, sebagaimana pengakuannya kepada ITV1, "Mungkin penampilan saya adalah yang terburuk selama berkostum Liverpool. Saya sering kehilangan bola". Penalti diberikan dikarenakan Kolo Taoure dianggap wasit menjatuhkan Ryan Babel di dalam kotak terlarang. Dan di masa injury time, Babel menambah keunggulan Liverpool melalui aksi solo run setelah bertarung dengan Cesc Fabregas sebelum kemudian mengecoh kiper Almunia.
Sebenarnya, Stadion Anfield sempat dikejutkan dengan gol Arsenal yang dicetak Abu Diaby pada menit ke-13. Dengan perjuangan yang penuh semangat, Liverpool dapat menyamakan kedudukan pada menit ke-30 melalui heading Sammy Hyypia. Dan Fernando Torres mencetak gol cantik pada menit ke-69.
Dengan kemenangan agregat 5-3, Liverpool lolos ke semifinal menantang Chelsea yang telah lolos lebih dulu. Ini merupakan pertemuan semifinal ketiga mereka. Pertemuan sebelumnya terjadi pada musim 2004/2005 dan 2006/2007 yang kesemuanya dimenangkan oleh Liverpool. Dan dalam dua edisi semifinal itu, Chelsea senantiasa bertindak sebagai tuan rumah terlebih dahulu. Namun edisi yang sekarang tidak, Liverpool bertindak sebagai tuan rumah terlebih dahulu. Ada banyak anggapan bahwa menjadi tuan rumah di pertemuan kedua akan lebih menguntungkan. Apakah ini berarti Chelsea lebih diunggulkan lolos ? Benitez menolak anggapan ini dan menyatakan bahwa tidak ada bedanya bertindak sebagai tuan rumah lebih dahulu atau pada pertemuan kedua. Ia yakin, kali ini Liverpool kembali dapat mengalahkan Chelsea. Kita lihat saja. Menurut kalian mana yang akan lolos ? CHELSEA, atau LIVERPOOL !

Kamis, April 10, 2008

Champhion League Review ~ CHELSEA Vs FENERBAHCE (2-0)

Sempat diragukan peluangnya setelah kalah 1-2 dikandang Fenerbahce, Chelsea membayar lunas kekalahan di pertandingan pertama (first leg) dengan kemenangan meyakinkan 2-0 di Stamford Bridge sehingga Chelsea lolos ke semifinal bertemu kembali untuk yang ketiga kalinya dengan Liverpool. Tapi kemenangan ini dibayar mahal dengan cederanya kiper kedua Chelsea, Carlo Cudicini setelah kiper pertama Chelsea, Petr Cech juga cedera wajah. Sehingga posisi Chelsea sangat rawan karena kiper ketiga Hilario sering angin-anginan.
Dalam pertandingan kemarin, kombinasi umpan-umpan pendek yang cepat dan sesekali umpan panjang terukur diperagakan oleh Chelsea. Kubu tuan rumah langsung bersorak ketika Ballack mencetak gol cepat pada menit ke-4 memanfaatkan umpan akurat dari Frank Lampard. Setelah gol yang pertama ini Chelsea terkesan bermain aman dan lebih berhati-hati. Mungkin mereka merasa kemenangan 1-0 sudah cukup mengantarkan mereka ke semifinal. Beruntung bahwa permainan Fenerbahce juga tidak segarang pertandingan pertama ketika mereka bermain di kandang sendiri. Pasukan Zico ini terkesan bermain ragu-ragu antara menyerang total atau bertahan. Sehingga dengan kelebihan skill individunya Chelsea dapat menggandakan kemenangan melaui gol Frank Lampard pada menit ke-86 hasil kerjasama cantik dengan Michael Essien. Namun demikian bukan berarti Fenerbahce tidak memiliki peluang sama sekali. Tercatat ada dua peluang emas yang dimiliki oleh Fenerbahce pada babak kedua melalui Gokham Gonul dan Colin Kazim-Richards. Namun kedua peluang itu dapat dipatahkan oleh kiper pengganti Hilario.
avram Grant menyebutkan bahwa Chelsea beruntung telah memenangkan pertandingan tersebut, "Penampilan kami tidak sebagus ketika tampil di Istanbul. Pasalnya, para pemain sangat tegang. Saya tidak menyalahkan mereka karena saya sendiri juga sangat tegang. Untung kami bisa bertahan sangat baik". Di akhir pertandingan Avram Grant dapat tersenyum lega, karena lolos semifinal liga Champhion merupakan target minimal manajemen the Blues.
Sedangkan dari kubu Fenerbahce tidak terlihat terlalu kecewa. Bagi mereka lolos ke perempat final Liga Champhion merupakan prestasi yang besar bagi mereka. Terlebih bahwa mereka sempat merepotkan tim sebesar Chelsea. Bahkan Colin Kazim-Richard berharap Chelsea yang akan menjadi juara. "Chelsea memang tim hebat. Tapi kami mampu memberikan perlawan bagus kepada mereka. Kami bangga dengan apa yang kami raih sejauh ini. Kami pulang dengan kepala tegak dari sini. Sepak bola Turki pasti bangga kepada kami. Karena itu, saya berharap Chelsea juara. Dengan begitu kami dapat mengatakan bahwa langkah kami dihentikan oleh sang juara".
Dengan kemenangan ini Chelsea akan bertemu dengan Liverpool. Semoga kali ini Chelsea dapat memanfaatkan keuntungan menjadi tuan rumah di pertandingan kedua (second lag), sesuatu yang tidak mereka dapatkan di kedua semifinal melawan Liverpool sebelumnya. Ayo Chelsea, maju terus...